Kamis, 30 Mei 2013

Nisan luncurkan datsun

32 tahun menghilang kini nissan kembali menghidupkan  kembali datsun. Bren yang amat terkenal pada era 80, kembAli di hidupkan lagi oleh pihak nissan dalam mobil murahnya. Dikabarkan mobil yang di jual untuk daerah berkembang seperti indonesia, rusia afrika, dan india. Nissan merancang. Datsun untuk kalangan yang ingin beralih dari motor ke mobil. Harga yang di tawarkan di bawah 100 juta. Pihak nissan yakin bahwa mobil ini akan di serap pasar, dan mampu bersaing dengan mobil murah lainya. Rencananya komponen untuk mobil datsun kali ini akan di gabung dari part lokal dengan impor. Kit Tunggu saja apakah datsun bisa ulangi kesukaannya kembali setelah lama menghilang .

Jumat, 24 Mei 2013

Tekanan angin ban buat celaka

http://ariblogmotor.files.wordpress.com/2013/04/ban04-arseen1.jpg
Tekenan angin pada ban sangat mempengaruhi umur dan kinerja ban. Banyak di antara kita menyepelekan hal ini, tapi hal ini sagatlah berbahaya. berikut akibat dari tekanan angin ban tidak tepat.
Saad tekenan angin ban kurang,
  • Efek yang sangat tersa sekali adalah kendaraan jadi berat ( berat disini bukan bobot kendaraan yang bertambah tapi putarannya :p ) karna banyak bagian dari ban yang menapak pada aspal. karna banyak bagian ban yang menapak pada bagian aspal maka koefesien gesek antara ban dengan aspal menjadi tinggi. maka semakin besar gesekan, maka tenaga yang di butuhkan untuk memutar roda menjadi lebih tinggi.
  • Boros bahan bakar, dikarnakan putarn mesin lebih besar maka akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar, bisanya ban yang tekanannya kurang akan lebih boros konsumsi bbmnya.
  • Handling Lambat kendaraan akan sulid di kendalikan, baik lambat maupun cepat, respon pengendara akan lebih lambat dikarnakan ban yang lembek, saad berbelok resiko melintir akan lebih tinggi. ini jeleas sangat berbahaya.
  • Ban habis tidak rata.  saad tekanan angin kurang maka habis ulirnya tidak rata antara bagian pinggir dengan yang dalam. Itu dikarnakan saad ban kempis maka bagian yang banyak menapak adalah bagian luar sedangkan bagian dalam menekuk ke atas. karna ban yang bagian luar lebih sering bersentuhan dengan aspal maka otomatis ulir bagian luar akan lebih cepat habis.
saat tekanan angin berlebih juga tidak baik karna ban menjadi sangat keras, maka anda tidak akan nyaman saad menghadapi jalan bergelombang maupun berlubang, saad menikung juga cengkraman ban berkurang di karnakan bagin ban tidak menapak semua. pemakaian ban juga lebih boros .

 lalu berapa tekanan angin yang ideal, tekanan angin yang disarakan  28 - 29 psi untuk depan dan 30 - 32 psi belakang. Biasanya juga ada di buku manual kendaraan

jadi jangan sepelekan tekanan angin pada ban, ini sangat berakibat fatal. jangan karna hal yang sepele kita jadi celaka, karna pengecekan tekanan angin ban tidak lah sampai 5 menit. 

Sabtu, 30 Maret 2013

motor disel

MOTOR DIESEL
I. URAIAN
Motor disel adalah mesin yang menggunakan solar sebagai bahan bakarnya.
Motor diesel ditemukan oleh Rudolf Diesel, pada tahun 1872. Dahulu motor diesel menggunakan siklus diesel tapi sekarang ini mengguna
kan siklus sabathe. Motor diesel mempunyai tekanan kompresi yang tinggi (30 – 45 kg/cm2) agar temperatur udara yang dikompresikan mencapai 500°C  atau lebih. karna memiliki kompresi tinggi motor disel tidak menggunakan busi pada waktu pembakarannya. oleh karna itu mesin disel tak perlu rangkain pengapian seperti halnya motor bensin . mesin disel banyak di gunakan pada kendaraan berat maupun niaga, itu di karnakan mesin disel lebih kuat dan irit bahan bakar.
langkah kerja mesin disel mulai dari langkah isap
Langkah Hisap
- Piston bergerak dari TMA ke TMB.
- Katup hisap terbuka.
- Katup buang tertutup.
- Terjadi kevakuman dalam silinder, yang menyebabkan udara murni masuk ke dalam silinder.
 Langkah Kompresi
- Piston bergerak dari TMB ke TMA.
- Katup hisap tertutup.
- Katup buang tertutup.
- Udara dikompresikan sampai tekanan dan suhunya menjadi 30 kg/cm2 dan 500°C.
 Langkah Usaha
- Katup hisap tertutup.
- Katup buang tertutup.
- Injektor menyemprotkan bahan bakar sehingga terjadi pembakaran yang menyebabkan piston bergerak dari TMA ke TMB.
 Langkah buang
- Piston bergerak dari TMB ke TMA.
- Katup hisap tertutup.
- Katup buang terbuka.
- Piston mendorong gas sisa pembakaran keluar


 Karakteristik motor diesel dan bensin adalah sebagai berikut :
 Motor bensin :
- Kecepatannya tinggi.
- Mudah dalam pengoperasiannya.
- Pembakarannya sempurna.
- Digunakan pada mobil penumpang.

Motor diesel :
- Efisiensi panasnya tinggi.
- Bahan bakarnya hemat.
- Kecepatannya lebih rendah dibanding motor bensin.
- Getarannya besar dan berisik.
- Harganya lebih mahal.
- Digunakan pada kendaraan niaga.


Jumat, 15 Februari 2013

Air conditioner




Air Conditioner atau sering di kenal dengan AC .  AC ini sangat dekat dengan kehidupan kita sehari hari, hapir semua mobil buatan baru baru ini telah menggunakan AC, rumah rumah sekarang juga sudah di aplikasikan AC juga.
Kegunaan Ac adalah,
1. Mengatur  suhu udara
2. Mengatur sirkulasi udara
3. Mengatur kelembapan udara
4. mengatur kebersihan udara
 
AC mempertahankan kondisi udara baik suhu maupun kelembabannya agar nyaman dengan cara sebagai berikut :
 1. Pada suhu ruangan tinggi  Ac akan mengambil panas dari udara  sehingga suhu udara di ruangan turun . sebaliknya pada saad suhu ruangan rendah ac akan memberikan panas ke udara sehingga suhu udara akan naik.
2. bersamaan dengan itu kelembaban udara juga di kurangi sehingga kelembaban udara di pertahankan pada tinggkat yang nyaman

Untuk menunjang kerja ac tersebut. ac membutuhkan perangkat lain seperti heater, cooler (evarator ) dan sistem fentilasi seperti blower, air purifier (pembersih udara ) dan saluran udara .

Jumat, 16 November 2012

transaxle



Ø  Transaxle
Corolla ff( front engine front drive )tahun 1983 yang di rakit di indonesia , menggunakan transmisi model C50 manual transaxle  5 speed ( 5 kecepatan ) yang di pasang pada mesin  yang arahnya melintang .

Transaxle case yang terbuat dari  bahan alumunium yang di cor yang menghasilkan  sifat yang kuat dan ringan  sedangkan semua gigi untuk maju menggunakan sistem synchromesh kecuali untuk gigi mundur yang menggunakan sistem sliding  dengan perantaraan idle gear .


Specificasi C50 manual transaxle


Cara pemindahan gigi
Malalui kabel
Gear ratio
Gigi 1
3,545
Gigi 2
1,905
Gigi 3
1,310
Gigi 4
0,970
Gigi 5
0,816
Gigi  mundur
3,250
Final gear ratio

4,059
Kapasitas oli

2,31
Tipe oli
Api gl – 4 atau gl – 5,sae 75w 90



v  Perpindahan Tenaga .
Poros input ( input shaft ) bersatu dengan gigi penggerak  untuk gigi 1 , gigi 2 , gigi mundur  sehingga tidak di perlukan pilot bearing  pada poros engkol . sedangkan poros output di buat bersatu dengan gigi penggerak ring gear pada deferensial .di bawah ini urutan pemindah tenaga pada transmisi tipe  c 50 umtuk kecepatan 1, 2, 3, 4 , 5 dan  mundur.



v  Bearing .
bantalan jarum ( needle baering ) di gunakan pada gigi 1 sampai  gigi 5 untuk menjamin struktur agar agar lebih kuat dan tahan lama . sedangkan splid needle baering di gunakan  untuk bearing  pad gigi  3, gigi 4 , gigi 5 karena gigi inilah yang sering bekerja . hal ini dilakukan untuk menjamin distribusi beban   pada setiap bearing sama rata .
·         roller bearing  yang mempunyai kapasitas pembebanan yang besar di gunakan pada baering sisi dekat pada mesin yaitu pada poros intput( input shaft ) dan poros output ( output shaft).
·         Poros baering yang biasa dipasangkan pada poros engkol  sebagai tempat kedudukan ujung  poros input, tidak di gunakan pada tipe ini.

v  Gigi –Gigi Atau Gear Dan Hub Sleeves.
Bentuk gigi yang tinggi pada gigi 3, 4, dan 5 yang di gunakan pada transaxle tipe C50 mempunyai keuntungan yaitu untuk mengurangi bunyi  yang di akibatkan oleh perkaitan gigi, yang ke dua adalah menambah kestabilan perkaitan gigi. Bentuk gigi yang di gunakan pad roda gigi untuk mundur ( yang terdapat pada input , idle gear dan gigi mundur), demikian juga alur ( spline ) pada hub sleeve no 1 di buat runcing . alur – alur hub sleeve yang dibuat runcing akan berkaitan dengan alur- alur pada roda gigi.  
 
Perbedaan tebal dari alur ( spline ) berfungsi pada saat  gigi masuk kedalam hub sleeve yang  menyebabkab bertambahnya tekanan perkaitan ( tekanan permukaan ) pada hub dan gear . hal ini juga mencegah gigi loncat  pada saat terjadi perpindahan daya . akibatnya  ketika momen penggerak di pindahkan  dari gigi ke hub sleeve  semua alur ( spline )  dari gigi berkaitan dengan hub sleeve .. tetapi ketika terjadi engine brake ( memen penggerak di pindahkan dari hub sleeve ke gigi) jumlah alur –alur pada gigi yang berkaitan dengan hub sleeve akan berkurang hal ini menyebabkan  tekanan perkaitan pada hub sleeve  dan roda gigi menjadi bertambah dengan demikian maka dapat mencegah gigi loncat .
v  Mekanisme Pemilih Dan Pemindah
Description: D:\New Folder (6)\gambar10_0006.jpgShift dan select lever shift di pasang tegak lurus terhadap fork shaft di atas transaxle shaft case . mekanisme pencegah dable meshing , mekanisme revese one way dan mekanisme pencegah misshift  di pasangkan dengan kuat . tambahan pula transaxle  di buat lebih ringan dan lebih kompak . mekanisme penggerak pada manual transaxle tipe C50 menggunakan tiga  poros  penggerak sliding ( tree sliding fork